Telkomsel Gaspol Dorong Perempuan Kuasai AI Lewat Program PromptHer

Telkomsel menghadirkan inisiatif PromptHer, sebuah program pemberdayaan perempuan di bidang STEM (Science, Technology, Engineering, and Mathematics) yang digelar bertepatan dengan momentum Hari Kartini, di Telkomsel Smart Office, Jakarta Selatan, (25/4/2026)
Selasa, 28 April 2026, 08:28 WIB
Bisnis Expo

LampuHijau.co.id - Di tengah pesatnya transformasi digital, kesenjangan partisipasi perempuan di sektor teknologi masih menjadi pekerjaan rumah besar. Menjawab tantangan itu, Telkomsel menghadirkan inisiatif PromptHer, sebuah program pemberdayaan perempuan di bidang STEM (Science, Technology, Engineering, and Mathematics) yang digelar bertepatan dengan momentum Hari Kartini.

Berkolaborasi dengan Generation Girl, organisasi nirlaba yang fokus pada pendidikan teknologi bagi perempuan, program ini berlangsung di Telkomsel Smart Office, Jakarta Selatan, pada 25 April 2026. PromptHer dirancang sebagai ruang belajar inklusif untuk membuka akses, meningkatkan kapasitas, sekaligus mendorong perempuan lebih aktif dalam ekosistem digital.

Sebanyak 150 peserta dari kalangan fresh graduate hingga profesional muda di wilayah Jabodetabek telah mengikuti rangkaian kegiatan ini. Mereka mendapatkan pembekalan praktis, mulai dari diskusi karier hingga pelatihan kecerdasan buatan (AI).

Pada sesi Career Talk bertajuk “Women Behind AI – How We Wrote Our Career”, hadir sejumlah tokoh perempuan inspiratif seperti CEO Generation Girl Tania Soerianto, General Manager AI Personalization and Growth Telkomsel Eksi Nadiasti, serta Founder & CEO Geekhunter Ken Ratri Iswari. Mereka berbagi pengalaman menembus industri teknologi yang selama ini didominasi laki-laki.

Baca juga : Bebas Ribet, Kota Tangerang Permudah Bayar Pajak Lewat Dompet Digital

Tak hanya itu, peserta juga mengikuti pelatihan AI bertajuk “The Right Prompt to Shine at Work” yang memberikan keterampilan praktis dalam memanfaatkan teknologi AI untuk meningkatkan produktivitas kerja.

Langkah ini menjadi semakin relevan mengingat Indonesia diproyeksikan membutuhkan sekitar 9 juta talenta digital hingga 2030 untuk menjaga daya saing di era ekonomi digital. Namun, partisipasi perempuan di sektor STEM masih relatif terbatas.

Data menunjukkan perempuan baru mencakup sekitar 25 persen lulusan teknik, 35 persen lulusan TIK, serta sekitar 30 persen tenaga kerja STEM. Di level kepemimpinan, representasi perempuan bahkan hanya sekitar 24,8 persen di posisi manajerial menengah hingga senior.

Vice President People Experience Management Telkomsel, Irwan Saidi, menegaskan bahwa perempuan memiliki peran strategis dalam mendorong inovasi teknologi.

Baca juga : Peduli Generasi Bangsa, Kapolsek Binong Polres Subang Santuni Anak Yatim Piatu

“Telkomsel percaya perempuan memiliki potensi besar sebagai penggerak inovasi. Melalui PromptHer, kami menghadirkan akses pembelajaran yang inklusif agar perempuan semakin percaya diri membangun karier di bidang STEM,” ujarnya.

Senada, Eksi Nadiasti menekankan pentingnya keberagaman perspektif dalam inovasi. “Keberagaman sudut pandang adalah kunci inovasi. Kami ingin lebih banyak perempuan terlibat dan menjadi bagian dari masa depan teknologi,” katanya.

Sementara itu, CEO Generation Girl, Tania Soerianto, menyebut kolaborasi ini sebagai langkah konkret memperluas peluang perempuan di bidang AI.

“Harapannya, semakin banyak perempuan yang terinspirasi mengambil peran strategis dan menjadi bagian dari masa depan STEM Indonesia,” ungkapnya.

Baca juga : Operasional Wahana Ancol Ditangani Perempuan saat Hari Kartini

Ke depan, Telkomsel berkomitmen memperluas inisiatif serupa sebagai bagian dari strategi keberlanjutan perusahaan. Upaya ini sekaligus menjadi kontribusi nyata dalam mencetak talenta digital unggul dan meningkatkan representasi perempuan di posisi strategis menuju visi Indonesia Emas 2045. (Asp)

Index Berita
Tgl :
Silahkan pilih tanggal untuk melihat daftar berita per-tanggal