LampuHijau.co.id - Di tengah pesatnya perkembangan kecerdasan artifisial (AI), Telkomsel memperkuat komitmennya dalam mendorong usaha kecil dan menengah (UKM) naik kelas melalui program Digital Creative Entrepreneurs (DCE) Academy & Summit 2026. Mengusung tema "AI-Enabled SMEs Growth: How Locals Go Global", program ini menjadi wadah bagi pelaku UKM untuk menguasai teknologi digital sekaligus memperluas pasar hingga tingkat internasional.
Melalui program Corporate Social Responsibility (CSR) unggulannya, Telkomsel menghadirkan pelatihan intensif, mentoring, live shopping, benchmarking, pitching, hingga sesi inspiratif bersama pelaku industri dan ekosistem kreatif. Fokus utamanya adalah membantu UKM memanfaatkan AI untuk memperkuat model bisnis, meningkatkan daya saing, serta menciptakan pertumbuhan usaha yang berkelanjutan.
Vice President Corporate Communications & Social Responsibility Telkomsel, Abdullah Fahmi, menegaskan bahwa AI bukan sekadar tren teknologi, melainkan alat yang mampu membantu pelaku usaha mengambil keputusan lebih tepat, menjangkau pelanggan lebih luas, dan meningkatkan nilai bisnis.
Baca juga : Firman Soebagyo: Batik Pati Punya Identitas Kuat, Siap Tembus Pasar Global
"Kami ingin memastikan teknologi, termasuk AI, dapat dimanfaatkan secara relevan oleh pelaku UKM. Inovasi digital harus mampu menghadirkan dampak nyata bagi pertumbuhan usaha dan masyarakat," ujarnya dalam keterangan rilis, Selasa (7/7/2026).
Antusiasme terhadap program ini juga sangat tinggi. Dari lebih dari 2.900 UKM yang mendaftar dari seluruh Indonesia, Telkomsel menyeleksi 500 peserta untuk mengikuti tahap onboarding sebelum akhirnya memilih 12 finalis terbaik yang berhak tampil di DCE Academy & Summit 2026.
Kedua belas finalis berasal dari berbagai daerah, seperti Jawa Barat, Jawa Timur, DI Yogyakarta, Bali, Sumatera Utara, Papua, hingga DKI Jakarta. Mereka mewakili empat kategori, yakni Fashion, Food & Beverages, Craft, dan Personal Care, dengan produk yang mengedepankan inovasi, keberlanjutan, serta pemberdayaan komunitas.
Baca juga : SMK Bakti Idhata Gandeng Telkom, Cetak Generasi Digital Siap Kerja
Pada puncak acara, para finalis mengikuti sesi pitching di hadapan dewan juri, bazar produk, networking, hingga malam penghargaan untuk memilih juara di setiap kategori serta penghargaan tertinggi Best of the Best DCE 2026. Gelar tersebut berhasil diraih Dian Lestari, pendiri RUMA Papua, yang mengaku memperoleh banyak manfaat selama mengikuti program DCE.
"Melalui DCE kami belajar memperkuat produk, membangun cerita brand, hingga memanfaatkan teknologi untuk menjangkau pelanggan yang lebih luas. Program ini membuat kami lebih percaya diri mengembangkan bisnis," katanya.
Sejak pertama kali digelar, DCE telah berkembang menjadi salah satu program pemberdayaan UKM terbesar yang dijalankan Telkomsel. Hingga 2026, program ini telah menarik lebih dari 12.800 pendaftar, mendampingi 1.180 alumni UKM, melahirkan 22 alumni terbaik, menyelenggarakan ratusan sesi pelatihan dan mentoring bersama para pakar, serta menyalurkan dana hibah hingga miliaran rupiah.
Ke depan, Telkomsel berkomitmen memperkuat kolaborasi dengan pelaku industri, mentor, dan ekosistem digital agar semakin banyak UKM Indonesia mampu memanfaatkan AI, meningkatkan daya saing, dan menembus pasar global. (Asp)