LampuHijau.co.id - Peserta Didik (Serdik) Sekolah Staf dan Pimpinan Menengah (Sespimmen) Polri Dikreg Ke-67 Tahun Anggaran 2026 Kelompok Latihan (Poklat) XXI menggelar Latihan Management Course (MC) Level III (Strategic Skill) di Polresta Tangerang, Polda Banten.
Kegiatan manajerial ini difokuskan pada kajian strategis untuk memperkuat ketahanan ekonomi daerah melalui optimalisasi pengamanan kawasan industri.
Dengan mengusung tema "Optimalisasi Pengamanan Kawasan Industri Guna Mendukung Ketahanan Ekonomi Dalam Rangka Terlaksananya Pembangunan Daerah", Poklat XXI menegaskan komitmennya dengan slogan "Industri Aman, Ekonomi Bertumbuh" sebagai fondasi utama stabilitas wilayah.
Wilayah hukum Polresta Tangerang dinilai memiliki posisi yang sangat strategis dengan luas 641,4 kilometer persegi yang mencakup 19 kecamatan dan jumlah penduduk lebih dari 2,06 juta jiwa.
Sebagai simpul penghubung utama antara DKI Jakarta, Banten, and Sumatra, kawasan ini menjadi pusat pertumbuhan industri berskala nasional maupun internasional, mulai dari skala besar, menengah, hingga kecil.
Dalam latihan ini, para Serdik melaksanakan diagnosis organisasi melalui Organization Health Audit (OHA) guna mengevaluasi kesiapan internal Polresta Tangerang secara menyeluruh.
Baca juga : Periksa Kesiapan Operasional, Polda Banten Cek Kendaraan Sabhara di Polres Tangerang
Evaluasi tersebut mencakup berbagai fungsi kepolisian, mulai dari Bag Ops, Satintelkam, Satsamapta, Satbinmas, Satreskrim, Satlantas, hingga polsek jajaran.
Selain itu, analisis Environmental Scanning (ES) berbasis PESTEL turut dilakukan secara komprehensif. Proses ini melibatkan sinergi lintas sektoral yang merangkul Pemerintah Daerah, pengelola kawasan industri, pelaku usaha, serikat pekerja, serta masyarakat guna memetakan potensi gangguan keamanan dan ketertiban masyarakat (Kamtibmas) serta dinamika hubungan industrial.
Seluruh rangkaian hasil kajian manajerial dari Latihan MC Level III ini kemudian diserahkan secara resmi sebagai masukan dan rekomendasi strategis kepada jajaran pimpinan Polresta Tangerang.
Baca juga : Kasus Bocah Perempuan Tewas di Cilincing, Polisi: Pembunuhan Berencana
Melalui kolaborasi terpadu antara kepolisian, pemerintah daerah, dan pelaku usaha, langkah ini diharapkan mampu menjaga kelancaran roda produksi dan investasi, memperkuat ketahanan ekonomi, serta menjamin keberlanjutan pembangunan di Kabupaten Tangerang.
"Kawasan industri adalah urat nadi perekonomian daerah. Melalui Latihan MC Level III ini, kami hadir untuk merumuskan formulasi strategi pengamanan yang tidak hanya preventif, tetapi juga mampu beradaptasi dengan dinamika hubungan industrial serta iklim investasi di Kabupaten Tangerang," ujar salah satu Serdik Poklat XXI di sela-sela kegiatan. (WAH)