LampuHijau.co.id - Palang Merah Indonesia (PMI) Kota Tangerang menggandeng pasukan Brimob, dan sejumlah organisasi mahasiswa yang tergabung dalam Cipayung Plus, menggelar aksi simpatik dengan membagikan sekitar 1.000 masker kepada para pengguna jalan di Kota Tangerang. Langkah ini diambil sebagai bentuk respon cepat dalam mengantisipasi dampak bahaya abu vulkanik terhadap kesehatan masyarakat.
Kepala Bidang Organisasi, Anggota, dan Relawan PMI Kota Tangerang Andri S Permana menjelaskan bahwa aksi serentak ini bertujuan untuk menyadarkan masyarakat akan pentingnya menjaga kesehatan serta mengenakan masker saat beraktivitas di luar rumah, khususnya bagi para pengendara.
Baca juga : Gandeng Camel Petir, PJBW Pekan ke-89 Berbagi di Kantah BPN Kota Tangerang
"Hari ini kami bersama Brimob, Polres Tangerang Kota dan teman-teman Cipayung, GMNI, PMII, dan HMI melakukan aksi serentak sebagai respon untuk mengantisipasi dampak dari abu vulkanik. Kami mengimbau masyarakat untuk tetap menjaga kesehatan," ujarnya.
Sementara itu Ketua Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia (GMNI) Kota Tangerang Elwin Mendrova menambahkan pembagian masker ini berfokus pada tiga titik strategis di wilayah Kota Tangerang, yakni di kawasan Jembatan Merah, depan kantor PLN, dan Tugu Jam Pintu Air. Dari pemantauan di lapangan, masih banyak pengendara yang belum menyadari bahaya abu vulkanik sehingga tidak menggenakan masker.
Baca juga : Gandeng Lia Emilia, Jumat Berkah Wartawan Bagikan 110 Nasi Boks di Kantah BPN Tangsel
Elwin menegaskan bahwa kegiatan ini tidak hanya berhenti di sini. Pihaknya akan terus memantau situasi dan siap menggelar aksi serupa secara masif jika kondisi dampak abu vulkanik dinilai kian mengkhawatirkan.
"Kami lihat dulu kondisinya. Jika dampaknya sangat masif, teman-teman dari Cipayung akan kembali turun ke jalan untuk mengingatkan dan membagikan masker kepada masyarakat," pungkasnya. (WAH)