Pasarnya Sudah Ada, Subang Disiapkan Jadi Sentra Jagung Berbasis KDMP

Kemenkop RI gelar Lokakarya Penguatan Jaringan Usaha Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih Komoditi Jagung di Kabupaten Subang, Kamis, 15 Oktober 2026.
Kamis, 15 Oktober 2026, 16:04 WIB
Daerah Plus

LampuHijau.co.id - Kementerian Koperasi Republik Indonesia (Kemenkop RI) menggelar Lokakarya Penguatan Jaringan Usaha Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDMP) Komoditi Jagung di Kabupaten Subang, Kamis, 15 Oktober 2026.

Kegiatan diikuti 30 DKMP ini diselenggarakan Kemenkop RI bekerja sama dengan Koperasi Produsen Putra Permatasari, Perum BULOG, PT BISI International, dan Bank Mandiri.

Hadir membuka acara, Asisten Deputi Akselerasi Jaringan Usaha Kemenkop RI, Cecep Setyawan. Hadir pula Asda II Setda Subang mewakili Bupati, Kadis DKUPP Kabupaten Subang Hj. Yeni Nuraeni dan lainnya.

Cecep Setyawan mengatakan berdasarkan publikasi BPS Kabupaten Subang Dalam Angka 2025, pada tahun 2024 luas panen jagung di Kabupaten Subang tercatat mencapai 207 hektare dengan produksi sebesar 1.165 ton dan produktivitas rata-rata 56,27 kuintal per hektar.

"Produksi tersebut antara lain berasal dari Kecamatan Purwadadi, Cipunagara, Dawuan, Cipeundeuy, dan Kalijati. Kabupaten Subang memiliki basis produksi jagung yang dapat terus dikembangkan," ucapnya.

Baca juga : Pelajar SMK Sukamandi Ciasem Subang Diajak Bijak Bermedia Sosial

Komoditas jagung dinilai strategis untuk mendukung ketahanan pangan dan industri pakan ternak nasional sebagai bahan baku utama pakan unggas.

Cecep menyoroti tantangan petani jagung yakni keterbatasan akses benih unggul, sarana produksi, pembiayaan, pascapanen, dan kepastian harga. Kondisi itu membuat petani berada pada posisi tawar lemah ketika menjual hasil panen secara individual.

"Melalui koperasi, kebutuhan benih dan sarana produksi dapat dipenuhi secara bersama, hasil panen petani dapat dikumpulkan dan dipasarkan dalam skala ekonomi yang lebih besar, serta akses pembiayaan dan kemitraan usaha dapat dibangun secara lebih terarah," jelasnya.

Melalui kolaborasi dengan Koperasi Putra Permatasari, BULOG, BISI dan Bank Mandiri, diharapkan terbangun sinergi usaha dari hulu hingga hilir.

Penguatan Jaringan Usaha Koperasi (JUK) diharapkan memberi tiga dampak:

Baca juga : KNPI Kota Cirebon Diharapkan Terus Jadi Mitra Strategis Pemerintah

1. Bagi Petani: menekan biaya tani lewat pengadaan saprotan kolektif dan kepastian pasar.

2. Bagi Koperasi Merah Putih: membuka unit usaha baru mulai dari toko saprotan, pengeringan, penyimpanan, hingga distribusi ke industri.

3. Bagi Daerah: meningkatkan nilai tambah jagung, membuka lapangan kerja, dan memperkuat rantai pasok pakan ternak.

Sementara itu, Hj. Yeni Nuraeni menegaskan komitmen daerah menyukseskan program KDMP. "Kami siap, Kabupaten Subang menyukseskan program KDMP. Insya Allah Subang bisa menjadi salah satu kabupaten yang bisa sukses," ujarnya.

Ia menjelaskan yang sudah dibangun KDMP itu ada 156 dan yang lagi diverifikasi lapangan itu 116. "Insya Allah setelah verifikasi selesai di akhir Oktober, awal November mulai berjalan," ucapnya.

Baca juga : Polsek Kawasan Sunda Kelapa Tangkap Buruh Yang Edarkan Sabu di Muara Baru

Menurutnya, Subang dipilih sebagai lokasi JUK Jagung sangat tepat karena pasarnya sudah jelas.

"Komoditi jagung ini luar biasa. Subang memang tiga besar penghasil padi di Jawa Barat, tapi jagung kita yakin. Kita ada pabrik GDA dan dua minggu lalu saya ke GDA itu sangat butuh pakan dari jagung. Jadi pasarnya sudah ada di depan mata," jelasnya.

Ia menambahkan, pihaknya akan melakukan pembinaan agar harga di koperasi lebih murah dari harga pasar.

"Saya akan survei harga ke pasar-pasar. Jangan sampai harga jual koperasi di atas harga pasar. Kalau di atas pasar, masyarakat tidak tertarik belanja di koperasi. Insya Allah harga koperasi bisa lebih murah," tegasnya.

Lokakarya selama tiga hari ini diharapkan melahirkan konsorsium JUK yang solid dan menjadikan koperasi sebagai korporasi petani yang profesional di Kabupaten Subang. (MGN)

Index Berita
Tgl :
Silahkan pilih tanggal untuk melihat daftar berita per-tanggal