Sempat Ilang Keseret Arus Ciliwung Pas Renang, Bocah Lelaki 11 Tahun Ditemukan Meninggal di Kali Adem Muara Angke

Jumat, 24 April 2026, 04:21 WIB
Jakarta City

LampuHijau.co.id - Bocah lelaki berusia 11 tahun yang disebut sempat hilang tenggelam dan terseret arus Sungai Ciliwung di Jalan Tanah Rendah, RT 10/08, Kelurahan Kampung Melayu, Kecamatan Jatinegara, Jakarta Timur pada Selasa, 21 April 2026, akhirnya ditemukan di perairan Kaliadem, Muara Angke, Jakarta Utara pada Kamis, 23 April 2026.

Namun naas, korban yang diketahui bernama Al-Ghazali dan berstatus masih pelajar ini saat ditemukan sudah dalam kondisi meninggal dunia.

Baca juga : Buka One Way Arus Balik Nasional, Kapolri Bagikan Bingkisan dan Paket Mainan Anak ke Pemudik

Kasubdit Gakkum Ditpolairud Polda Metro Jaya AKBP Ardhie Demastyo menyebut jasad korban ditemukan mengapung pada pagi hari.

"Jadi pada hari Kamis tanggal 23 April 2026 sekira pukul 06.00 WIB, anggota markas unit patroli Kali Adem Ditpolairud Polda Metro Jaya telah menemukan sesosok mayat tanpa identitas mengapung di wilayah perairan Kali Adem Muara Angke Jakarta Utara, selanjutnya mayat tersebut dievakuasi di angkat ke darat kemudian dilakukan identifikasi dan diketahui mayat tersebut bernama AL Ghazali Tsaqib Ananda Hamzah," terang Ardhie Demastyo saat dikonfirmasi, Kamis (23/4).

Baca juga : Bocah 9 Tahun Ditemukan Tewas di Kali Pademangan, Polisi: Tenggelam Saat Berenang

Terhadap tubuh korban kata Ardhie, tidak ditemukan adanya tanda tanda bekas kekerasan. "Diduga, korban tewas akibat kebawa arus saat berenang bersama teman-temannya dan tenggelam. Pihak keluarganya juga menerangkan bahwa korban hilang sejak hari selasa tanggal 21 April 2026 sekira pukul 14.30 wib pada waktu sedang berenang di sungai bersama temannya," beber Ardhie.

Untuk jenazah tersebut kata Ardhie, sudah dibawa ke RSCM untuk pemeriksaan lebih lanjut, namun dari pihak keluarga korban meminta agar tidak dilakukan visum dalam dan telah membuat surat pernyataan terkait meningalnya korban adalah sebagai musibah dan tidak akan menuntut pihak manapun.

Baca juga : Cegah Banjir Besar Terulang, Sudin SDA Jakut Terus Lanjutkan Pengerukan Waduk, Kali dan Saluran Penghubung

"Pihak keluarga meminta jasad korban untuk dibawa pulang guna proses pemakaman," ungkap Ardhie. (RIP)

Index Berita
Tgl :
Silahkan pilih tanggal untuk melihat daftar berita per-tanggal