LampuHijau.co.id - Adanya aktifitas bongkar muat depo kontainer di Jalan Cakung-Cilincing (Cacing) Jakarta Utara yang sering menyebabkan kemacetan mengular hingga sampai 10 KM lebih dinilai sangat merugikan masyarakat.
"Ini sangat mengganggu ya, tidak bisa di diamkan. Warga mau berangkat kerja terhambat, pulang ke rumah terlambat, karena bongkar muatnya itu setiap hari kadang subuh, pagi, tengah malam. Banyak hal yang sangat merugikan seperti adanya lapak liar dan lainnya," terang Wahyu Andre Maryono, salah satu warga yang tinggal di daerah Cakung, Jakarta Timur, Rabu (24/6).
Menurut Wahyu, kemacetan panjang bisa terjadi karena banyaknya truk kontainer yang mengantri ingin masuk ke depo untuk melakukan bongkar muat dan itu meluber hingga ke badan jalan sampai berjam-jam. Walaupun titik pusat bongkar muatnya berada di wilayah Jakarta Utara namun kata Wahyu, berpengaruh ekornya bisa sampai ke Jakarta Timur hingga bekasi.
"Epicentrumnya atau pusatnya ada di Jakarta Utara tapi dampak ekonominya, dampak sosialnya, kerugiannya bisa sampai ke wilayah Jakarta Timur hingga Bekasi. Ini sangat merugikan ya," ucap dia.
Baca juga : Jaksa Bongkar Modus Kredit Fiktif di Bank Jatim cabang Jakarta, Rugikan Negara Rp 299 M
Wahyu berharap Pemerintah Provinsi bisa menyelesaikan permasalahan yang sangat mengganggu masyarakat di sekitar Cakung Cilincing ini dengan baik.
"Harus ada solusi final. Selama ini kan hanya dilakukan oleh parcial saja, Jakarta Utara melaukan, Jakarta Timur melakukan, tapi tidak pernah ada solusi final, besok- besok begitu lagi, besok terjadi lagi," ungkap Wahyu. (RIP)