Kepedulian Nyata, Pasien Saraf Kejepit Dibantu Rekan Indonesia ke RS Koja

Rabu, 29 Juli 2026, 22:14 WIB
Jakarta City

LampuHijau.co.id - Rekan Indonesia KPD Jakarta Utara bergerak cepat mengevakuasi seorang warga Koja, Jakarta Utara, yang telah terbaring sakit selama sekitar lima bulan dan tidak mampu mengakses layanan kesehatan secara mandiri.

Berkat pendampingan tim advokasi, pasien kini telah menjalani perawatan di RSUD Koja. Pasien bernama Nurhayani (44), warga Kelurahan Rawa Badak Selatan, Kecamatan Koja, dievakuasi pada setelah anaknya, Fadilah, menghubungi Rekan Indonesia untuk meminta bantuan.

Berdasarkan keterangan keluarga, Nurhayani diduga mengalami saraf terjepit sejak Februari 2026. Selama beberapa bulan terakhir, kondisinya terus memburuk hingga hanya bisa terbaring di tempat tidur. Saat laporan diterima, pasien mengalami sesak napas, nyeri hebat, serta luka di bagian punggung akibat terlalu lama berbaring.

Baca juga : Kebakaran Kemayoran, BAZNAS RI Evakuasi dan Salurkan Bantuan ke Korban

Menindaklanjuti laporan tersebut, tim Advokasi Rekan Indonesia KPD Jakarta Utara segera berkoordinasi dengan layanan Ambulans PK3D untuk melakukan evakuasi menuju Instalasi Gawat Darurat (IGD) RSUD Koja. Setelah menjalani pemeriksaan dan mendapatkan penanganan medis di IGD, pasien kemudian dinyatakan memerlukan perawatan lanjutan dan berhasil mendapatkan ruang rawat inap.

Ketua Bidang Advokasi Rekan Indonesia KPD Jakarta Utara, Santa, mengatakan kecepatan respons menjadi faktor penting dalam penyelamatan pasien yang mengalami keterbatasan mobilitas.

"Setelah menerima laporan dari pihak keluarga, kami langsung melakukan asesmen dan berkoordinasi dengan Ambulans PK3D agar pasien dapat segera dibawa ke rumah sakit. Alhamdulillah proses evakuasi berjalan lancar dan pasien kini telah mendapatkan perawatan yang dibutuhkan di RSUD Koja," kata Santa, Rabu (29/7).

Baca juga : Balkoters Tebar Kepedulian saat Idul Adha, 2 Sapi dan 4 Kambing Disalurkan untuk Sesama

Menurutnya, masih banyak masyarakat yang menghadapi kendala dalam mengakses layanan kesehatan karena keterbatasan kondisi fisik, minimnya informasi, maupun keterbatasan pendampingan.

"Rekan Indonesia hadir untuk memastikan masyarakat tidak menghadapi persoalan kesehatan sendirian. Kami siap memberikan advokasi, pendampingan, dan membantu menjembatani masyarakat dengan fasilitas pelayanan kesehatan agar setiap warga memperoleh haknya atas layanan kesehatan yang layak," ujarnya.

Santa juga mengimbau masyarakat agar tidak menunda melaporkan anggota keluarga yang mengalami kondisi darurat atau kesulitan mengakses layanan kesehatan.

Baca juga : Rusia Tawarkan PLTN Terapung untuk Indonesia, DPD RI Siap Kawal Regulasi

"Kami mengajak masyarakat untuk segera menghubungi Rekan Indonesia apabila menemukan warga yang membutuhkan pendampingan kesehatan. Semakin cepat ditangani, semakin besar peluang pasien memperoleh penanganan medis yang optimal," tuturnya.

Rekan Indonesia menegaskan komitmennya untuk terus memperkuat layanan advokasi kesehatan di Jakarta Utara sebagai bentuk kepedulian terhadap masyarakat yang membutuhkan pendampingan dalam memperoleh akses pelayanan kesehatan. (ULI)

Index Berita
Tgl :
Silahkan pilih tanggal untuk melihat daftar berita per-tanggal