Sudin SDA Jakut Pastikan Pengerjaan Saluran Air Sudah Sesuai Spesifikasi

Kasudin SDA Jakarta Utara, Heria Suwandi
Jumat, 2 Oktober 2026, 05:12 WIB
Jakarta City

LampuHijau.co.id - Suku Dinas Sumber Daya Air (Sudin SDA) memastikan seluruh pengerjaan saluran air dilakukan sesuai dengan spesifikasi dan rencana kerja yang telah ditetapkan. “Kami pastikan seluruh pembangunan saluran air sesuai dengan spesifikasi dan perencanaan sehingga dapat dioptimalkan dalam mencegah terjadinya banjir,” kata Kepala Suku Dinas Sumber Daya Air Kota Jakarta Utara Heria Suwandi, Kamis (30/9).

Ia mengatakan hal tersebut setelah adanya informasi mengenai pengerjaaan saluran Tipar Cakung Sukapura yang tidak dilengkapi U-Ditch atau lantai kerja yakni berupa lapisan beton kurus atau learn concrete atau pengurukan pasir yang dipadatkan sesuai standar konstruksi.

Menurut dia memang ada beberapa lokasi dan jumlahnya tidak banyak yang tidak menggunakan lantai kerja. Namun keputusan tersebut merupakan rekomendasi konsultan dan pengawas karena kendala konstruksi tanah seperti adanya saluran air eksisting hingga utilitas publik seperti kabel optik, kabel PLN dan lainnya.

Baca juga : KAI Daop 3 Cirebon Pastikan Perjalanan Aman dari Abu Vulkanik Anak Krakatau

“Kami tidak serta merta mengabaikan pemasangan lantai kerja tersebut. Namun pengawas dan konsultan menyetujui tidak memasang karena beberapa kendala,” kata dia.

Pihaknya juga tidak akan membayar bagi pengerjaan saluran yang tidak membuat lantai kerja dalam pengerjaan saluran yang ada. “Jika tidak ada dibuat maka tidak kami bayarkan,” kata dia.

Dirinya memastikan meski tidak menggunakan lantai kerja, fungsi saluran tetap berjalan dengan baik serta dilengkapi kemiringan dan sesuai perencanaan yang ada. “Untuk di Jakarta Utara jumlahnya tidak banyak dan keputusan tersebut melalui rekomendasi pengawas,” kata dia.

Baca juga : Bank Jakarta Jadi Energi Persija Buru Gelar Juara Liga Indonesia

Ia mencontohkan pengerjaan saluran yang tidak menggunakan lantai karena karena kondisi tanah yang penuh air dan ketika dipasang U-ditch berupa pasir uruk akan mubazir karena air terus meggerus saluran tersebut. Belum lagi pembongkaran yang lama akan membuat lokasi tersebut berbahaya bagi pengguna jalan karena jalan yang berlubang.

“Jika dilakukan pengeringan maka akan berdampak pada mayarakat sekitar dan memakan waktu yang lama sehingga direkomendasikan tidak menggunakan lantai kerja,” kata dia.

Heria memastikan setiap hari pihaknya menurunkan petugas untuk melakukan penggalian saluran sedimen sebagai upaya dalam mencegah terjadinya banjir di saat musim penghujan. Pihaknya melakukan pengerukan di sejumlah waduk besar yang ada di Jakarta Utara, saluran besar, saluran penghubung hingga saluran mikro yang dilakukan setiap hari.

Baca juga : Bupati Tangerang Salurkan Beasiswa Kuliah untuk 485 Mahasiswa Kurang Mampu

Ada 60 petugas di setiap kecamatan yang tersebar di enam kecamatan di Jakarta Utara yang melakukan pengerukan sedimen di saluran yang ada secara manual dan harapannya bisa menambah kapasitas saluran ketika hujan turun.

“Kami mengimbau masyarakat agar tidak membuang sampah sembarangan terutama di saluran air karena dapat menambah sedimen saluran. Mari kita semua menjaga saluran air tetap bersih agar meminimalkan terjadinya banjir,” kata dia. (Rip)

Index Berita
Tgl :
Silahkan pilih tanggal untuk melihat daftar berita per-tanggal