Bukan Sekadar Reuni, Alumni SMAN 50 Jakarta Bersatu Lewat Donor Darah

Semangat kemanusiaan menyatukan sekitar 250 alumni SMAN 50 Jakarta dalam aksi donor darah yang digelar Ikatan Alumni SMAN 50 Jakarta (IKAL), Sabtu (24/10/2026). FOTO (dok. IKAL)
Rabu, 28 Oktober 2026, 11:38 WIB
Jakarta City

LampuHijau.co.id - Semangat kemanusiaan menyatukan sekitar 250 alumni SMAN 50 Jakarta dalam aksi donor darah yang digelar Ikatan Alumni SMAN 50 Jakarta (IKAL), Sabtu (24/10/2026). Bukan sekadar ajang reuni, kegiatan ini menjadi bukti bahwa kepedulian terhadap sesama tak mengenal batas usia maupun angkatan kelulusan.

Antusiasme alumni terlihat dari kehadiran peserta lintas generasi, termasuk lulusan 1982 yang tetap bersemangat mengikuti kegiatan kemanusiaan tersebut. Namun, tingginya minat belum sepenuhnya berbanding lurus dengan jumlah pendonor yang memenuhi persyaratan medis.

Berdasarkan rekapitulasi PMI Kota Jakarta Timur, dari sekitar 100 orang yang menjalani pemeriksaan (screening), hanya 74 orang dinyatakan memenuhi syarat untuk mendonorkan darah. Kadar hemoglobin (Hb) yang rendah menjadi salah satu penyebab peserta tidak lolos pemeriksaan.

Ketua IKAL SMAN 50 Jakarta, Panca Hartanto, mengatakan sekitar 250 alumni datang ke sekolah untuk mengikuti maupun mendukung kegiatan tersebut. Meski tidak seluruhnya dapat mendonorkan darah, ia menilai partisipasi alumni menunjukkan kuatnya semangat solidaritas yang tetap terjaga.

“Sayangnya, tidak semua alumni bisa mendonorkan darah karena keterbatasan waktu. PMI hanya memiliki waktu dari pukul 08.00 sampai 11.00 WIB untuk melaksanakan tugasnya mengambil darah. Tapi kami sangat senang karena alumni kami, bahkan lulusan 1982 pun masih antusias untuk berdonor,” ujar Panca.

Baca juga : Abdul Syukur Center Konsisten Tebar Manfaat Lewat Donor Darah

Ia menambahkan, capaian donor darah mencapai sekitar 74 persen dari target yang ditetapkan IKAL. Menurutnya, angka tersebut cukup menggembirakan dibandingkan rata-rata capaian sekitar 60 persen yang menjadi acuan kegiatan.

Partisipasi ini juga menjadi catatan tersendiri karena banyak alumni yang hadir telah berusia di atas 50 tahun. Meski demikian, setiap calon pendonor tetap harus memenuhi persyaratan kesehatan sesuai prosedur PMI.

Bukan Sekadar Reuni, Alumni Hadir untuk Sesama

Kepala SMAN 50 Jakarta, Cipto Rojo, mengapresiasi inisiatif para alumni yang kembali ke sekolah untuk berbagi dan membantu sesama. Ia menilai kegiatan tersebut tidak hanya mempererat hubungan dengan almamater, tetapi juga menghadirkan teladan nyata tentang pentingnya kepedulian sosial.

“Kami senang bisa mendampingi dan memfasilitasi niat baik para lulusan sekolah. Bapak-bapak dan ibu-ibu yang hebat karena masih semangat berbuat kebaikan di usia yang tidak lagi muda. Semoga ke depannya, angkatan muda alumni SMAN 50 bisa lebih banyak lagi yang ikut serta,” katanya.

Baca juga : Bukan Sekadar Tuan Rumah, Hidayat: Target DKI Juara Umum PON XXII 2028

Cipto berharap semakin banyak alumni dari generasi muda yang terlibat dalam kegiatan serupa. Donor darah merupakan salah satu bentuk kepedulian yang dapat membantu pasien yang membutuhkan transfusi, baik akibat kecelakaan maupun untuk mendukung perawatan medis.

Bagi IKAL, kontribusi alumni terhadap almamater tidak harus diwujudkan melalui reuni atau pertemuan. Aksi sosial dapat menjadi ruang kolaborasi yang mempertemukan berbagai generasi dalam satu tujuan, yakni memberikan manfaat bagi masyarakat.

Berawal dari Ikapalam, IKAL Bidik Agenda Donor Darah Tahunan

Kegiatan donor darah ini bermula dari inisiatif alumni Ikapalam (Ikatan Pecinta Alam) SMAN 50 Jakarta. Gagasan tersebut kemudian berkembang menjadi kegiatan lintas angkatan dengan dukungan pihak sekolah dan PMI Kota Jakarta Timur.

IKAL berencana menjadikan donor darah sebagai agenda rutin tahunan. Langkah ini diharapkan dapat memperluas keterlibatan alumni sekaligus menumbuhkan budaya kepedulian sosial yang berkelanjutan.

Baca juga : Bersama Bank Jakarta, Siswa SMAN 28 Jakarta Antusias Sambut Program KEJAR DKI

Lebih dari sekadar jumlah kantong darah yang terkumpul, kegiatan ini memperlihatkan bahwa ikatan alumni dapat menjadi kekuatan untuk menghadirkan manfaat nyata bagi masyarakat. Dari lulusan senior hingga generasi muda, setiap alumni memiliki kesempatan untuk mengambil bagian dalam aksi kemanusiaan.

Sebab, bagi pasien yang membutuhkan transfusi, darah yang didonorkan bukan sekadar bentuk kepedulian, melainkan juga harapan untuk bertahan dan melanjutkan kehidupan.(Asp)

Index Berita
Tgl :
Silahkan pilih tanggal untuk melihat daftar berita per-tanggal