Bacok Pelajar, 13 Anggota Geng Motor Story Genesis Dibekuk

Polisi Menggerebek Markas Geng Motor Story Genesis di Kota Tangerang. (Ist)
Kamis, 11 Juni 2026, 11:58 WIB
Kriminal

LampuHijau.co.id - Polisi meringkus geng motor Story Genesis berjumlah 13 orang yang menyerang seorang pelajar Selasa (9/6/) sekitar pukul 05.05 WIB di Jalan Dipati Unus, Kelurahan Cibodas, Kecamatan Cibodas, Kota Tangerang.

Korban Karim Permadi (16), seorang pelajar yang saat itu sedang dalam perjalanan pulang bersama sejumlah rekannya usai berkumpul di rumah teman mereka.

Kapolsek Jatiuwung Kompol Rabiin menjelaskan berdasarkan hasil penyelidikan korban bersama beberapa saksi awalnya nongkrong hingga dini hari sebelum akhirnya pulang secara beriringan menggunakan sepeda motor.

Namun saat melintas di Jalan Dipati Unus, rombongan korban didatangi oleh sekelompok orang tak dikenal yang kemudian memepet kendaraan mereka.

Baca juga : Dipimpin Pras, 106 Anggota DPRD DKI 2024-2029 Resmi Dilantik

"Para pelaku meminta korban dan rekan-rekannya turun dari kendaraan. Setelah itu korban langsung menjadi sasaran kekerasan hingga mengalami luka sobek di bagian kepala akibat senjata tajam," kata Rabiin.

Bermodal laporan tersebut, Unit Reskrim Polsek Jatiuwung bergerak melakukan penyelidikan dengan memeriksa saksi-saksi, serta menganalisis rekaman CCTV, serta melakukan penelusuran terhadap kelompok yang diduga terlibat.

Hasilnya, sebanyak 13 orang berhasil diamankan berikut sejumlah barang bukti berupa berbagai jenis senjata tajam, pakaian yang digunakan saat kejadian, telepon genggam, serta hasil visum korban.

Dari hasil pemeriksaan sementara, polisi menduga aksi tersebut dilakukan secara bersama-sama oleh kelompok yang terafiliasi dengan akun media sosial tertentu yang kerap digunakan untuk berkomunikasi dan mengumpulkan anggota.

Baca juga : Tingkatkan Pelayanan, Pasar Jaya Gandeng Mister Loo Sediakan Toilet Premium Berbasis Teknologi

Beberapa pelaku diketahui berperan sebagai pelaku pembacokan, pembawa senjata tajam, joki kendaraan hingga administrator akun media sosial kelompok mereka. Sementara satu pelaku lainnya masih buron.

Kapolres Metro Tangerang Kota Kombes Raden Muhammad Jauhari menegaskan bahwa pihaknya tidak akan memberikan ruang bagi aksi kekerasan jalanan maupun kelompok geng motor yang meresahkan masyarakat.

"Kami akan menindak tegas setiap bentuk kekerasan yang mengancam keselamatan masyarakat, terlebih yang melibatkan senjata tajam dan menyasar anak-anak maupun pelajar. Tidak ada toleransi bagi pelaku kriminalitas jalanan," tegas Jauhari.

Kapolres juga mengingatkan para orang tua untuk meningkatkan pengawasan terhadap aktivitas anak-anak, terutama pada malam hingga dini hari.

Baca juga : Dekatkan Pelayanan Kesehatan, RSUD Benda di Kota Tangerang Resmi Dibuka

"Kami mengimbau kepada para orang tua agar lebih memperhatikan pergaulan dan aktivitas anak-anaknya. Jangan sampai terlibat dalam kelompok yang mengarah pada tindakan kriminal, tawuran maupun geng motor yang dapat merugikan masa depan mereka sendiri," ujarnya.

Saat ini seluruh pelaku yang diamankan masih menjalani pemeriksaan lebih lanjut di Polsek Jatiuwung. Polisi juga berkoordinasi dengan Balai Pemasyarakatan (Bapas) karena sebagian pelaku masih berstatus anak yang berhadapan dengan hukum.

Atas perbuatannya, para pelaku disangkakan melanggar pasal terkait pengeroyokan, penganiayaan, pencurian dengan kekerasan, serta kepemilikan senjata tajam tanpa hak dengan ancaman hukuman hingga 9 tahun penjara. (WAH)

Index Berita
Tgl :
Silahkan pilih tanggal untuk melihat daftar berita per-tanggal