LampuHijau.co.id - Seorang pedagang kopi bernama Hafrin (61) yang berjualan didepan Perumahan Gading Harmony Jl. Boulevard Raya Kelurahan Kelapa Gading Timur, Kecamatan Kelapa Gading, Jakarta Utara melapor ke polisi karena sepeda motor miliknya tak kunjung tiba usai dipinjam oleh pelanggannya dengan alasan ingin membeli bensin eceran.
Peristiwa itu diketahui terjadi pada Minggu, 23 Agustus 2026 sekitar 11.30 Pukul Wib. Saat itu Hafrin sedang berjualan Kopi di lokasi, kemudian dihampiri oleh seorang laki laki yang datang menggunakan Sepeda Motor Yamaha Vega ZR warna Putih dengan Nopol F-3061-BR, lalu memesan Kopi.
Baca juga : Peredaran Ratusan Etomidate di Penjaringan Dibongkar Polisi, Seorang Pria Ditangkap
Tidak lama kemudian, lelaki itu mengaku kehabisan bensin dan minta tolong kepada Hafrin agar meminjamkan Sepeda motornya untuk membeli bensin eceran dengan iming iming akan dibelikan bensin juga. Hafrin yang tidak curiga kemudian menyerahkan kunci sepeda motor Honda Beat warna Merah Putih Tahun 2019 Nopol B-3671-USR kepada lelaki itu.
Lelaki tersebut lalu pergi menggunakan sepeda motor milik Hafrin, sementara Sepeda motor yang dibawa si lelaki itu ditinggal di lokasi tempat jualan Hafrin. Namun hingga berjam-jam Hafrin menunggu, sepeda motornya tidak kunjung dikembalikan oleh lelaki tersebut. Hafrin pun merasa dirugikan dan akhirnya melaporkan kejadian tersebut ke Polsek Kelapa Gading guna pengusutan lebih lanjut.
Baca juga : Pria Ditangkap Polisi Gegara Edarin Sabu di Penjaringan
Kanit Reskrim Polsek Kelapa Gading, AKP Kiki Tanlim saat dikonfirmasi menyebut sudah melakukan pengecekan ke lokasi. "Piket Reskrim sudah cek TKP, dan mencari, meminta keterangan saksi-saksi serta mengecek CCTV disekitar lokasi," terang Kiki Tanlim.
Untuk motor yang ditinggalkan pelaku di lokasi kata Kiki Tanlim, akan dilakukan pendalaman mengenai kepemilikannya apakah benar punya si pelaku ataukah hasil curian.
"Nanti akan didalami lagi, karena masih harus dicek dulu data kepemilikan kendaraannya. Kunci motor pelaku ditinggal, tapi diduga kuncinya duplikat karena bertuliskan kawasaki sedangkan merk motornya yamaha," ungkap Kiki Tanlim. (Rip)