Agita Nurfianti: Jangan Batasi Mimpi Anak karena Latar Belakang

Anggota Komite III DPD RI asal Jawa Barat, Agita Nurfianti, saat mengapresiasi kreativitas dan keberanian siswa Sekolah Rakyat Terintegrasi 17 Cimahi dalam kegiatan Open House bertema “Dulu Kami Bermimpi, Kini Kami Berani”, Sabtu (17/10/2026). FOTO (dok. DPD RI)
Minggu, 18 Oktober 2026, 19:12 WIB
Political News

LampuHijau.co.id - Setiap anak berhak bermimpi dan meraih masa depan yang lebih baik, tanpa dibatasi latar belakang kehidupannya. Pesan itu ditegaskan Anggota Komite III DPD RI asal Jawa Barat, Agita Nurfianti, saat mengapresiasi kreativitas dan keberanian siswa Sekolah Rakyat Terintegrasi 17 Cimahi dalam kegiatan Open House bertema “Dulu Kami Bermimpi, Kini Kami Berani”, Sabtu (17/10/2026).

Dalam kegiatan tersebut, para siswa menampilkan beragam kemampuan, mulai dari tata boga, Pramuka, bela diri, Paskibra, olahraga hingga seni. Penampilan itu memperlihatkan bahwa pendidikan bukan sekadar soal nilai akademik, tetapi juga tentang menggali potensi, membentuk karakter, dan menumbuhkan kepercayaan diri.

Agita mengaku bangga melihat perkembangan para siswa. Ia mengenang kunjungan pertamanya ketika sekolah tersebut masih dalam tahap pembangunan, sementara proses rekrutmen siswa sudah mulai berjalan.

Baca juga : Zakat dan Sumbangan PMI, Beda Dasar Hukum, tak Bisa Membenarkan Pemaksaan

“Pertama kali saya datang ke sini, sekolah ini belum beroperasi dan masih dalam pembangunan. Hari ini saya bisa melihat adik-adik kita begitu semangat menampilkan keahlian masing-masing. Luar biasa, saya senang melihat semangat anak-anak,” ujar Agita.

Menurutnya, setiap anak memiliki potensi dan cita-cita yang berbeda. Karena itu, mereka membutuhkan kesempatan, pendampingan, serta lingkungan pendidikan yang mampu mendukung perkembangan kemampuan masing-masing.

“Jangan pernah membatasi mimpi anak-anak hanya karena latar belakang mereka. Setiap anak berhak mendapatkan kesempatan untuk belajar, berkembang, dan meraih masa depan yang lebih baik. Tugas kita adalah memastikan mereka memiliki ruang, pendampingan, dan kesempatan untuk menunjukkan potensi terbaiknya,” tegas Agita.

Baca juga : Ditinggal Kondangan Bentar, Mobil Anak Walkot Tangerang Dijebol Maling Pecah Kaca, Tas Isi Duit Belasan Juta Amblas!

Ia menilai tema “Dulu Kami Bermimpi, Kini Kami Berani” mencerminkan proses tumbuhnya keberanian siswa untuk menunjukkan kemampuan dan melangkah menuju cita-cita. Keberanian tampil di depan publik dan mengikuti berbagai kegiatan pengembangan diri merupakan bagian penting dalam membangun karakter serta kepercayaan diri.

Agita berharap Sekolah Rakyat Terintegrasi 17 Cimahi terus menjadi ruang belajar yang mendukung perkembangan siswa, baik dalam bidang akademik maupun keterampilan. Dengan pendampingan berkelanjutan, para siswa diharapkan mampu tumbuh menjadi generasi mandiri yang siap berkontribusi bagi masyarakat.

Ia juga mendoakan agar seluruh siswa, guru, dan jajaran pengelola sekolah senantiasa diberikan kesehatan serta kelancaran dalam menjalankan kegiatan pendidikan.

Baca juga : Telkomsel Tebar Promo dan Perkuat Jaringan di Jakarta Fair Kemayoran 2026

“Mudah-mudahan semua anak-anak diberikan kesehatan. Guru-gurunya beserta seluruh jajaran juga diberikan kesehatan, dan anak-anak semua bisa menjadi orang-orang yang sukses. Aamiin,” tuturnya.

Kegiatan tersebut turut dihadiri Sekretaris Daerah Kota Cimahi Maria Fitriana, Anggota Komisi V DPRD Jawa Barat Maulana Yusuf Erwinsyah, Kepala Bidang Penanganan Fakir Miskin Dinas Sosial Provinsi Jawa Barat Ida Ningrum, Kapolsek Cimahi Kompol Donny Irawan, serta Babinsa Cimahi Tengah Serka Akhir. Hadir pula perwakilan Politeknik Kesejahteraan Sosial, Kantor Kementerian Agama Provinsi Jawa Barat, KCD VII Dinas Pendidikan Provinsi Jawa Barat, dan Dinas Pendidikan Kota Cimahi. (Asp)

Index Berita
Tgl :
Silahkan pilih tanggal untuk melihat daftar berita per-tanggal